Karya Ogoh-Ogoh Ramah Lingkungan STT ArtDevata Masuk Nominasi Terbaik Kota
Menggunakan 100% anyaman bambu, enceng gondok, dan kertas daur ulang tanpa styrofoam, karya seni pemuda mendapat apresiasi tinggi dewan juri.
Konsistensi STT ArtDevata dalam mempertahankan prinsip ramah lingkungan pada pembuatan karya ogoh-ogoh membuahkan hasil membanggakan. Pada penilaian tahun ini, ogoh-ogoh bertajuk 'Kala Rau' resmi masuk dalam jajaran nominasi terbaik tingkat Kota Denpasar.
Seluruh struktur ogoh-ogoh dikerjakan secara gotong royong oleh para pemuda selama hampir dua bulan penuh di Balai Banjar ArtDevata. Setiap malam, para arsitek muda, perajin anyaman bambu, dan pemuda banjar saling bertukar ide teknik anatomi gerak serta pewarnaan alami berbahan dasar tanah liat dan abu arang.
'Kami ingin membuktikan bahwa estetika mahakarya budaya Bali justru semakin berkilau ketika dibuat dengan material alamiah yang tidak mencemari bumi,' ujar perwakilan Tim ArtDevata.